Indigo dan Bayang-Bayang Realitas

22 Januari 2017 / Artikel Lukisan / 0 Comments /

Salam Budaya

Indigo dan bayang-bayang realitas adalah sebuah tema dalam pameran tunggal lukisan Edo Adityo saatini. Edo adalah pelukis kelahiran Madiun 19 Februari 1985 dan selama ini dia banyak berkarya di Madiun secara otodidak. Dengan berbekal naluri dan apresiasi saat beberapa kali melihat pameran lukisan dia belajar melukis secara natural. Terkadang dia juga aktif berselancar didunia maya untuk mencari obyek dan ide berkarya. Sederhana memang apa yang selama ini dilakukan Edo dalam menggali pengetahuan tentang seni lukis, tapi yang membuat saya tercengang adalah capaian proses kreatif dan muatan karya yang begitu dalam, dan telah mampu membangun imajinasi saya tentang karya-karyanya yang tak sesederhana proses pembelajaran dia dalam mengekspresikan kemampuan indigoya di dalam lukisannya yang intuitif dan ekspresionistik. Moment indigo dan bayang-bayang tentang pengalaman hidupnya menjadikan medium ekspresi dalam lukisan Edo dan pada akhirnya muncul visual karya imajinatif, intuitif dan ekspresif.

Baca Selengkapnya →

Anak Indigo dan Tanda Tanda Zaman

21 Januari 2017 / Artikel Lukisan / 0 Comments /

“Engkau tidak bisa membayangkan Tuhan, karena Tuhan melampaui imajinasimu. Apapun yang engkau bayangkan tentang Tuhan dengan pikiran manusia, sains dan juga teknologi, Tuhan akan berbeda dengan apa yang bisa dijangkau oleh semuanya itu.”

Anak Indigo, siapakah mereka?

Memiliki keistimewaan memang bukan sebuah keinginan setiap individu akan tetapi lebih menjadi sebab pilihan yang telah menjadi takdir. Tidak selamanya keistimewaan dapat diterima oleh setiap individu apalagi bagi anak-anak yang memiliki keistimewaan panca indera atau lebih dikenal dengan anak indigo. Kesulitan adaptasi dengan kelebihan yang dimilikinya seringkali membuat anda kesulitan dalam memahami mereka. Adapula yang menyebutkan bahwa anak indigo adalah mereka yang memiliki kemampuan di luar batas anak normal lainnya. Sehingga dalam beberapa kasus ditemukan anak yang tumbuh di keluarga yang menggunakan bahasa Indonesia justru sangat fasih dalam menggunakan bahasa asing (inggris) pada awal mula dia bisa berbicara tanpa ada yang memberikan pelajaran khusus.

Baca Selengkapnya →

Edo Melukis Pertarungan Malaikat dan Iblis

21 Januari 2017 / Artikel Lukisan / 0 Comments /

Manusia berkemampuan khusus atau yang lebih dikenal dengan sebutan manusia indigo terlahir dengan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Manusia indigo selain mempunyai bakat kecerdasan spriritual, juga berkemampuan memahami antara dunia kasat dan dunia metafisika. Oleh karena itu manusia indigo dalam kemampuan spiritualnya cenderung dapat mengakses informasi dunia metafisika. Kemampuan khusus inilah yang membuat manusia indigo menjadi sangat istimewa dan menarik perhatian banyak orang.

Definisi manusia indigo adalah manusia yang menunjukkan seperangkat atribut psikologi baru dan luar biasa, serta menghadirkan sebuah pola perilaku yang khas dan unik. Pada umumnya sangat cerdas dan kreatif, dalam hal emosional cenderung bersifat susah diatur, dan sangat sensitif namun juga perhatian khususnya terhadap orang lain. Konsep anak indigo pertama kali dikemukakan oleh cenayan Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Dijelaskan oleh Tappe bahwa anak indigo atau anak nilai memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranatural. Di dalam penglihatan secara fisik manusia indigo tidak ada perbedaan dengan manusia pada umumnya, hanya saja memiliki kemampuan intuisi yang mengagumkan dengan IQ yang berada pada tingkat di atas rata-rata. Kemampuan intuisi dari manusia indigo dapat menebak tanpa adanya proses rasionalisasi dan bahkan proses intelektualitas. Kecerdasan spiritual inilah membawa manusia indigo ke dalam pemaknaan yang dalam terhadap berbagai objek metafisika dengan didukung oleh kemampuan indera keenamnya yang dimiliki.

Baca Selengkapnya →